Rabu, 20 Juli 2016

Manfaat Air bagi Kesehatan Dan Akibat Kekurangan Konsumsi Air

      
 

      Air merupakan unsur yang penting untuk fungsi efektif dari tubuh kita. Sekitar 50 sampai 70 % massa tubuh kita terdiri dari air, termasuk kulit, jaringan tubuh, sel-sel dan  seluruh organ.
Salah satu manfaat minum air adalah untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi adalah suatu kondisi di mana tubuh kita tidak memiliki cukup air untuk mendukung fungsi-fungsi vital. Minum Air juga bermanfaat untuk menghilangkan racun dan limbah dari tubuh, sehingga tubuh bersih dan terbebas dari masalah kesehatan terkait.  Air juga diperlukan untuk memproses semua nutrisi yang diperoleh dari makanan yang kita makan, dan membawa nutrisi kepada seluruh sel-sel dengan beredar melalui sistem limfatik. Kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan sembelit, asma, alergi, hipertensi, masalah ginjal, migrain, kulit keriput, dan masih banyak masalah kesehatan lainnya.

Air putih yang bebas kalori dan gula merupakan pilihan paling sehat demi menjaga tubuh tetap memiliki cairan yang cukup, sekaligus mengatasi rasa haus kapan saja.

      Kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda. Secara rata-rata, untuk wanita dewasa, disarankan untuk minum sekitar delapan gelas berukuran 200 ml per hari atau total 1,6 liter. Sedangkan, pria disarankan untuk minum sekitar 10 gelas berukuran 200 ml atau total 2 liter tiap hari.

     Selain dari minuman, makanan juga dapat memberikan asupan cairan pada tubuh sekitar 20 persen. Cairan dari makanan terutama diperoleh dari buah dan sayur, misalnya bayam dan semangka yang mengandung 90 persen air..

    Yang perlu diketahui, manusia dapat kehilangan cairan tidak hanya saat buang air kecil (BAK), namun juga saat berkeringat, bernapas dan buang air besar.

    Beberapa tanda yang dapat membantu Anda mengenali tubuh yang kekurangan cairan, antara lain sakit kepala, merasa kurang berenergi, dan warna urine yang gelap atau tidak sebanyak biasanya.
Perhatikan Kondisi Khusus

   Aktivitas fisik yang memerlukan banyak cairan :

  •  Berolahraga atau aktif secara fisik.
  •  Mengalami demam, diare, atau muntah-muntah.
  •  Pada saat cuaca yang sangat panas.
    Hamil dan menyusui. Wanita hamil disarankan mengonsumsi air sekitar 2,3 liter sehari, sedangkan wanita yang menyusui disarankan mengonsumsi air sekitar 3,1 liter per hari.

       Air akan menjaga kadar cairan tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada fungsi pencernaan dan penyerapan makanan, sirkulasi, ginjal, dan penting dalam mempertahankan suhu tubuh yang normal.
      Membantu memberikan energi pada otot dan melumasi sendi-sendi agar tetap lentur. Ketidakseimbangan cairan dapat memicu kelelahan pada otot.
      Membantu mengendalikan asupan kalori tubuh. Minum air putih jauh lebih baik dalam mencegah peningkatan berat badan dibandingkan minuman yang mengandung tinggi kalori.
      Menjaga kesegaran kulit.
      Melindungi saraf tulang belakang dan jaringan sensitif pada tubuh lainnya.
      Air akan membantu proses pembuangan sisa-sisa makanan dan minuman melalui keringat, urine dan kotoran.

Manfaat lainnya :
1. Menghindarkan tubuh kurang cairan: Tubuh kita terdiri dari 60 % air. Jadi air penting untuk menjaga fitalitas tubuh. Cairan tubuh yang terdiri dari air akan membantu pencernaan, sirkulasi darah, penyerapan, produksi air liur, serta transportasi nutrisi ke seluruh tubuh. Juga air membantu untuk mempertahankan suhu tubuh yang normal.

2.Air membantu tubuh agar supaya tetap berfungsi dengan baik. Otak kita terdiri hingga 90 % air, sementara itu jaringan tubuh dan otot-otot kita terdiri sampai 75 % air. Jadi, ketika tubuh kita kekurangan cairan, otak kita berhenti bekerja dan menyebabkan migrain dan sakit kepala akibat dehidrasi. Ketika kita berkeringat, kita kehilangan banyak cairan. Berkeringat adalah proses alami tubuh yang membantu menurunkan suhu tubuh, sehingga tubuh tidak terlalu panas. Jadi, ketika Anda berada di luar dan berkeringat berlebihan, sebaiknya minum banyak air untuk membantu mencegah dehidrasi. Setiap jenis minuman akan membantu, teh, kopi, jus buah, atau air selain yang beralkoh*l, karena bisa menyebabkan dehidrasi lebih lanjut.

3 . Menjaga Otot agar Sehat : Otot terdiri hingga 75% air, sehingga perlu bagi kita untuk menyediakannya cukup air. Cukup air akan membantu menjaga kontraksi otot yang normal dan mencegah kram otot. Hal Ini akan membantu jika Anda berolahraga, sehingga menjadi lebih kuat dan sehat.

4 . Mencegah keriput: Air akan membuat sel-sel kulit terhidrasi dan bekerja dengan baik,  sehingga minum air akan menjaga agar terhindar dari keriput. Air juga bermanfaat mengeluarkan kotoran dan racun dari sistem tubuh, yang akan menjaga wajah Anda segar dan bersih dan mengurangi jerawat.

5 . Retensi Air : Bila Anda minum sedikit air, maka otak akan mengartikannya sebagai ancaman bagi kelangsungan hidup, sehingga memerintahkan tubuh untuk menyimpan lebih banyak air. Hal ini akan membuat kaki dan tangan menjadi bengkak. Minumlah lebih banyak air sehingga tubuh Anda  kembali normal.

6 .  Sistem Pencernaan yang normal : Air juga membantu proses pencernaan, karena ia membantu menjaga ginjal bekerja secara normal. Jika ada kekurangan air dalam tubuh, maka akan mengakibatkan sembelit. Jadi orang-orang dengan masalah sembelit harus minum banyak air untuk menjaga sistem pencernaan mereka normal kembali.

7 . Membantu manajemen Berat Badan : Ketika kehilangan banyak air, maka ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga akan menumpahkan kelebihan beban pada hati. Hati bertugas membantu membakar lemak menjadi energi, akan tapi ketika harus melakukan pekerjaan lebih banyak, maka ia tidak dapat membakar banyak lemak menjadi energi sebagaimana mestinya, sehingga lemak sebagian akan disimpan. Minumlah air dalam jumlah yang baik untuk mencegah penyimpanan lemak, serta untuk menjaga kesehatan. Jadi bisa dikatakan bahwa berat badan yang ideal adalah salah satu keuntungan dari cukup minum air.

Kekurangan air dapat menyebabkan :

1. Kekurangan Garam dan Cairan Tubuh

Kurang mengkonsumsi air putih dapat menyebabkan tubuh kekurangan garam dan cairan. Jika hal ini terjadi, maka tubuh tidak bisa berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan munculnya gejala-gejala mulai dari yang ringan hingga berbahaya.

2. Terserang Dehidrasi

Apabila seseorang tidak mengkonsumsi air utamanya air putih selama latihan, bekerja berat, ataupun hal lainnya, maka tubuh bisa mengalami dehidrasi yakni kondisi dimana cairan dalam tubuh tidak tercukupi. Bagi orang tua, penurunan rasa haus akan rentan terjadi selama proses penuaan sehingga para orang tua biasanya akan mengalami masalah yang berhubungan dengan dehidrasi. Adapun gejala dehidrasi diantaranya adalah hilangnya nafsu makan, kulit mengalami kekeringan, sakit kepala hingga merasa lemas dan cemas.

3. Menyebabkan Beberapa Gejala Hingga Kematian

Dehidrasi yang disebabkan oleh kekurangan cairan akibat kurang minum air putih, dapat menyebabkan beberapa gejala seperti  :

  •  Haus
  •  Mulut dan tenggorokan kering
  •  Sakit kepala
  •  Pusing
  •  Kelaparan
  •  Mengantuk
  •  Detak jantung yang tidak beratur
  •  Warna urine yang gelap
  •  Panas
  • hingga gejala berat seperti halusinasi hingga kematian.

4. Mengakibatkan Rusaknya Lapisan Perut

Masalah pencernaan seperti mulas dan sembelit merupakan masalah yang biasa terjadi pada setiap orang. Agar dapat mengurangi masalah pencernaan tersebut, maka air putihlah yang merupakan salah satu solusi untuk mengatasinya karena mampu mencukupi asupan air dalam saluran pencernaan. Dan dengan asupan air yang cukup ini, lapisan dinding perut dapat mempertahankan ketebalannya utuk mencegah masalah perut ditambah dengan kandungan bikarbonat yang mampu melindunginya dari asam lambung. Bisa dibayangkan jika ketebalan lapisannya berkurang karena kurang minum air, maka lapisan ini bisa mengakibatkan kerusakan hingga parah.

5. Terkena Radang Sendi

Pada umumnya, air pada tulang rawan persendian memiliki kadar kurang lebih 80%. Asupan air yang cukup, mampu membuat permukaan tulang rawan tetap halus dan membuat pergerakan tubuh menjadi lebih mudah karena tetap terlumasi hingga dapat mengurangi nyeri karena arthritis. Jadi ketika seseorang kurang minum air putih, maka pelumasan sendi bisa berkurang hingga terjadi gesekan yang besar. Akibatnya, fungsi dari sendi ini akan menurun dengan cepat dan menimbulkan arthritis atau radang sendi.

6. Terserang Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi dapat menyerang seseorang jika asupan airnya kurang. Hal ini terjadi karena kurangnya air bisa menyebabkan beberapa pembuluh kapiler tertutup. Sehingga, jantung yang terus berusaha keras untuk memompa darah, pada akhirnya hanya membuat pergerakan darah menjadi terbatas. Selain itu, jika pembatasan aliran darah terjadi pada ginjal karena kekurangan air, maka hal ini dapat membuat tekanan darah menjadi lebih tinggi karena reaksi yang diberikan terhadap pembuluh darah dan arteri.

7. Memburuknya Kondisi Kulit
ads

Kondisi kulit bisa menjadi lebih buruk jika kadar air kurang hingga menyebabkan dehidrasi. Hal ini terjadi karena resistensi dan fungsi enzim tidak mampu bekerja dengan baik sehingga menyebabkan kulit menjadi kering dan kasar akibat struktur lapisan kulit luarnya memburuk.

8. Mengalami Masalah Pada Ginjal

Sesungguhnya bukan hanya karena alasan haus yang menjadikan seseorang akhirnya meminum air putih. Banyak alasan penting lainnya yang membuat seseorang harus meminum air putih walaupun dalam keadan tidak haus. Dan hal tersebut memang sangat diharuskan agar tidak mengalami masalah pada ginjal. Sebab, ginjal merupakan organ penting dalam tubuh yang memiliki fungsi untuk menyaring racun dalam darah dari hasil metabolisme sehingga darah akan menjadi bersih dan bisa didistribusikan ke seluruh tubuh.

Oleh karena itu, tubuh jangan sampai kekurangan cairan sebab jika hal itu terjadi, maka ginjal akan bekerja lebih keras dan akhirnya sisa kotoran akan menumpuk di ginjal karena tidak bisa dikeluarkan oleh sistem kemih dengan baik. Walaupun sebenarnya tidak merasa haus, namun ketika urin yang dikeluarkan memiliki warna yang keruh, maka air putih harus segera diminum. Sebab, urin yang keruh merupakan salah satu ciri bahwa tubuh sangat membutuhkan air sesegera mungkin.

9. Terkena Infeksi Kandung Kemih

Kurang minum air putih dapat membuat seseorang terkena infeksi kandung kemih. Gejala-gejalanya bisa berupa meningkatnya suhu badan, tidak dapat menahan buang air kecil, nyeri saat buang air kecil dan nyeri tekan pada tulang kemaluan. Terkadang jika parah, seseorang bisa mengaluarkan darah saat buang air kecil. Dengan meminum air putih, maka bakteri akan mudah keluar dari saluran kemih dan resiko infeksi kandung kemihpun dapat berkurang.

10. Penambahan Berat Badan

Kurang meminum air putih dapat menambah berat badan apalagi jika disertai dengan memakan makanan dalam takaran yang banyak. Oleh karena itu meminum air putih sangat diharuskan agar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, sehingga metabolisme tubuh dapat bekerja dengan baik dan berat badan bisa mengalami penurunan.
Fungsi Air Putih Dalam Tubuh




Menghindari Obesitas

 

    Obesitas merupakan suatu kondisi kronis di mana terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh sehingga melebihi batas yang baik untuk kesehatan. Pengukuran berat badan serta kaitannya dengan kesehatan ini bisa diukur melalui penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT).

IMT adalah penghitungan berat badan yang mengacu pada rasio berat dan tinggi seseorang. Manfaat penghitungan IMT ini adalah untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kekurangan, kelebihan, atau berat badan yang sehat.

Dibawah ini ada tabel penjelasan mengenai IMT

Obesitas menjadi salah satu perhatian yang sangat penting bagi semua orang. Awalnya obesitas sering menjadi masalah untuk penduduk di negara maju. Tapi sekarang obesitas juga banyak menyerang penduduk di negara berkembang seperti halnya Indonesia. Banyak komplikasi penyakit kritis yang bisa terjadi pada orang obesitas, maka kita perlu menghindari atau mencegah obesitas.

Beberapa cara mencegah obesitas serta cara menjaga kesehatan tubuh :

    Memberikan ASI untuk Bayi

Bayi dengan usia 0-24 bulan juga sangat rentan terkena obesitas. Obesitas bisa berasal dari faktor orang tua maupun bakat dari tubuh bayi tersebut. Untuk mencegah obesitas pada bayi dengan usia antara 0-24 bulan adalah dengan memberikan ASI.

       Mengatur Kebiasaan Makan dalam Keluarga

Jika Anda sudah berkeluarga maka mencegah obesitas bisa dilakukan secara  bersama-sama. Anda bisa menerapkan aturan seperti makan bersama keluarga secara rutin. Acara ini akan mendorong semua anggota keluarga Anda memiliki jam makan yang tepat. Kebiasaan ini sangat baik untuk menurunkan berat badan. Hindari memberikan makanan camilan berlebihan pada anak-anak dan justru ajak anak untuk makan bersama. Cara ini juga akan membantu mengajari anak-anak untuk memiliki kebiasaan makan yang lebih baik.

    Memberikan  Contoh Makanan Sehat untuk Anak

Orang tua harus bisa menjadi contoh yang baik untuk anak-anak. Anak-anak bisa memahami tentang jenis makanan dan cara makan yang baik. Anda bisa memberikan contoh seperti makan sayuran ketika makan bersama. Kemudian ajari anak-anak untuk mengkonsumsi buah-buahan yang bisa menyehatkan tubuh. Contoh ini akan membantu anak-anak mengenal pola makan yang baik sejak kecil. Sedangkan orang tua bisa memelihara berat badan secara alami.

    Mengurangi Waktu Melihat TV

Melihat berbagai jenis acara dan hiburan di depan televisi memang sangat menyenangkan. Anda bisa mendapatkan hiburan dan pikiran menjadi tidak terlalu tertekan. Namun jika kebiasaan ini dilakukan secara terus menerus maka bisa mengurangi aktifitas fisik. Selain itu juga bisa meningkatkan berat badan. Melihat televisi akan membuat badan Anda berada dalam posisi yang sama selama beberapa waktu. Bahkan jika Anda memindahkan saluran dengan remote maka aktifitas fisik juga menjadi sangat terbatas. Karena itu sebaiknya gunakan waktu istirahat tidak hanya untuk melihat TV tapi bisa keluar rumah, membersihkan halaman, merawat bunga atau sekedar berjalan-jalan di taman.

    Membiasakan Makan secara Perlahan

Kebiasaan makan secara perlahan juga bisa membantu mencegah obesitas. Ketika Anda makan dengan lebih cepat karena terburu-buru atau kebiasaan maka perut Anda menerima banyak makanan yang tidak halus. Hal ini menyebabkan organ pencernaan bekerja sangat lambat untuk menghaluskan makanan. Penyerapan nutrisi makanan menjadi sangat lambat dan ada banyak karbohidrat yang mengendap dalam tubuh. Metabolisme tubuh juga berjalan sangat lambat dan membuat semua organ tubuh tidak bisa bekerja dengan baik. Karena itulan makan yang terlalu cepat akan membuat obesitas.

    Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Kebiasaan berhenti makan sebelum kenyang juga sangat baik untuk tubuh Anda. Anda bisa mendapatkan sistem metabolisme yang lebih baik. Kebiasaan ini akan mengatur semua bagian organ pencernaan. Ketika tubuh Anda menerima makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh maka tidak terjadi penumpukan zat makanan dalam tubuh. Tubuh Anda hanya menerima makanan saat lapar dan sudah berhenti saat sebelum kenyang. Organ perut Anda menjadi lebih sehat dan bisa terhindar dari obesitas.

    Makan Saat Lapar

Banyak orang yang salah ketika makan, kebiasaan ini berhubungan dengan waktu ketika makan hanya karena ingin. Anda makan hanya karena ingin makan sementara tubuh mungkin tidak membutuhkan makanan. Atau jika tubuh Anda sebenarnya belum membutuhkan makanan. Kemudian kebiasaan ini akan mendorong Anda untuk mengkonsumsi makanan pendamping atau camilan. Camilan banyak mengandung kalori yang bisa meningkatkan berat badan dengan cepat. Karena itu biasakan hanya makan ketika Anda lapar, termasuk untuk makan camilan.

    Membatasi Konsumsi Lemak Berlebihan

Salah satu pemicu kegemukan atau obesitas adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan. Ketika Anda mengkonsumsi makanan yang berlemak maka Anda harus menyadari apa dampaknya untuk tubuh Anda. Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi atau tenaga, tapi ketika jumlahnya berlebihan maka lemak hanya akan menumpuk. Sementara proses pembakaran lemak membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan ketika Anda memasukkan lemak ke dalam tubuh. Jadi batasi kebiasaan mengkonsumsi lemak berlebihan.

    Minum air yang cukup
Banyak orang yang memiliki kebiasaan buruk seperti tidak cukup minum. Ada berbagai alasan yang berkembang seperti tidak nyaman, menyebabkan flu atau rasa tawar yang kurang menarik. Untuk mengatasi hal ini maka Anda bisa menggunakan botol dengan ukuran yang khusus, misalnya botol air mineral dengan kapasitas 1 atau setengah liter. Minum cukup air akan membantu mencegah obesitas dengan cara yang sangat alami. Air akan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan menjaga agar proses metabolisme berjalan dengan baik. Karena itulah air sangat penting untuk menjaga tubuh dari obesitas.

    Minum Susu Rendah Lemak

Kebiasaan minum susu memang sangat baik untuk tubuh. Susu mengandung banyak mineral seperti kalsium, kalium dan fosfor. Kalsium penting untuk mendukung kepadatan dan pertumbuhan tulang. Sedangkan kalium akan mendorong tubuh memiliki detak jantung yang sehat. Fosfor akan membantu tubuh dalam menyerap vitamin dan mineral lain. Namun sebaiknya hindari terlalu banyak minum susu yang banyak mengandung lemak. Anda bisa menggantinya dengan susu rendah lemak yang lebih sehat. Rasanya memang tidak gurih dan lebih tawar, tapi ini susu yang menyehatkan.

    Kurangi Makanan yang Digoreng

Kebiasaan yang sangat banyak terjadi di masyarakat adalah mengkonsumsi makanan yang digoreng. Terlebih saat musim penghujan maka makanan yang digoreng dianggap makanan penghangat. Namun semua jenis makanan yang digoreng dengan minyak sayur bisa mengandung lemak yang lebih tinggi. Jenis lemak jenuh ini akan masuk ke dalam pembuluh darah dan meningkatkan jumlah kolesterol. Jika terjadi penumpukan kolesterol maka bisa menyebabkan obesitas. Karena itu batasi konsumsi makanan yang digoreng. (baca : akibat kelebihan lemak)

  
    Ganti Cara Memasak Anda
Menggantikan makanan yang digoreng dengan cara di panggang, dikukus atau rebus. Cara memasak ini lebih aman karena tidak menambahkan jumlah lemak dan kolesterol pada makanan.

    Memenuhi Kebutuhan Sayuran dan Buah

Kebiasaan mengkonsumsi buah dan sayuran memang sangat menyehatkan. Sayuran dan buah-buahan banyak mengandung serat yang bisa mendorong kesehatan organ pencernaan. Sayuran dan buah yang kaya serat akan membantu gerakan usus dalam menyerap sari makanan dan membantu proses BAB yang lebih lancar. Beberapa jenis sayuran dan buah paling tidak bisa dikonsumsi setiap hari. Anda bisa membuat berbagai kreasi seperti olahan salad, sayuran rebus, sayuran kukus, maupun masakan tradisional seperti urap dan pecel.

    Minum Jus Buah Tanpa Gula

Minum jus bisa menjadi cara untuk mengurangi potensi obesitas. Anda bisa membuat jus sendiri yang lebih alami dibandingkan jus dalam kemasan. Jus dalam kemasan biasanya sudah ditambah dengan gula, bahan pengawet atau bahkan bahan pengganti gula. Yang paling sehat adalah membuat jus sendiri secara alami tanpa gula atau susu. Beberapa jenis buah yang bisa menjaga obesitas dan bisa dikonsumsi dalam bentu jus misalnya ; alpukat, mangga, stroberi, tomat, anggur dan jenis buah lain. Anda juga bisa mengkombinasikan dengan sayuran seperti bayam atau kale.

    Konsumsi Makanan Pengganti Nasi

Kebiasaan makan nasi memang tidak pernah bisa lepas dari masyarakat Indonesia. Ini termasuk kebiasaan yang sudah lama dan sulit untuk dihilangkan. Namun nasi ternyata mengandung nilai glikemik yang lebih tinggi. Nasi bisa menjadi sumber gula halus yang akan meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Bahkan sari makanan nasi juga sulit diserap oleh tubuh sehingga bisa membuat tubuh menjadi lebih cepat gemuk. Karena itu Anda bisa mengkonsumsi beberapa makanan pengganti nasi seperti gandum, quinoa, barley atau jagung.

    Memilih Beras Merah Dibandingkan Berat Putih

Jika Anda sama sekali tidak bisa menggantikan nasi putih dengan makanan lain, maka Anda bisa memilih jenis beras merah. Nasi beras merah sangat menyehatkan karena mengandung nilai glikemik yang lebih rendah. Bahkan nutrisi seperti mineral dalam beras merah kadarnya lebih tinggi dibandingkan dengan jenis beras putih. Beras merah juga mengandung serat yang lebih tinggi sehingga bisa meningkatkan kerja usus dan mendukung penyerapan nutrisi tubuh.

    Mengatur Porsi Makanan

Untuk mencegah obesitas maka Anda juga bisa mengatur porsi makanan. Lebih baik jika Anda mengurangi porsi makan menjadi lebih kecil. Jika Anda menggunakan cara ini maka juga bisa lebih sering makan. Kebiasaan makan dalam porsi besar dan jarang justru meningkatkan resiko obesitas. Makan dengan porsi lebih kecil akan meningkatkan penyerapan nutrisi makan dan membuat organ pencernaan menjadi lebih sehat.

    Menjaga Jumlah Kalori Makanan

Kalori makanan menyumbang berat badan yang sangat tinggi. Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang berlebihan akan meningkatkan berat badan. Kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda tergantung kepada BB, usia, kondisi tubuh dan aktivitas yag dilakukan sehari-hari.

    Menimbang berat badan secara teratur

Menimbang berat badan secara teratur juga akan membantu menjaga tubuh agar tidak terkena obesitas. Cara ini akan mendorong agar tubuh Anda menjadi lebih sehat. Awalnya memang akan membuat Anda merasa malu, tapi cara ini bisa mengetahui kondisi kesehatan dari berat badan. Menimbang berat badan juga bisa membantu Anda untuk menentukan cara diet yang lebih sehat.

    Olahraga yang teratur

Olahraga dilakukan minimal 3 kali dalam seminggu dan dilakukan kurang lebih 30 menit.

    Selalu Sarapan Setiap Pagi

Kebiasaan sarapan setiap pagi biasanya banyak ditinggalkan dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah ketakutan bahwa sarapan bisa menyebabkan tubuh menjadi lebih gemuk. Namun ternyata hal ini tidak benar. Justru ketika Anda sarapan maka bisa membantu tubuh untuk mengurangi kalori. Ketika Anda makan pagi maka perut Anda mendapatkan makanan dan tubuh merasa lebih berenergi. Selain itu juga bisa mengurangi jumlah makanan atau kalori selama satu hari penuh. Anda juga bisa mengurangi jumlah makanan pada siang hari. Jadi sarapan pagi bisa mengurangi resiko obesitas.

    Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung tinggi serat juga bisa menurunkan resiko obesitas. Makanan yang mengandung serat bisa mendorong sistem pencernaan bekerja lebih baik. Selain itu juga bisa membantu membakar kalori dalam tubuh. Makanan yang mengandung serat biasanya juga mengandung beberapa sumber nutrisi penting seperti vitamin dan mineral. Makanan berserat biasanya terdiri dari buah dan sayuran seperti alpukat, pepaya, stroberi, anggur, mangga, kale, bayam, brokoli, dan jenis sayuran lain. Semua makanan ini mengandung bahan antioksidan yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Konsumsi Sayuran Hijau

Mengkonsumsi sayuran hijau sebagai sayuran harian akan sangat menyehatkan tubuh. Sayuran hijau seperti bayam, kale, arugula, brokoli,selada dan jenis sayuran lain akan mendukung sistem kesehatan tubuh. Bahkan sayuran hijau sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sayuran ini akan membantu mengelola berat badan karena kandungan kalori yang cukup rendah. Namun perhatikan untuk mengkonsumsi sayuran hijau dengan cara yang benar. Sayuran hijau juga rentan dengan bahan pestisida sehingga harus dicuci dengan cara yang benar dan sampai bersih.

    Konsumsi Makanan Mengandung Protein Tinggi

Dibandingkan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak, maka lebih baik untuk menggantinya dengan makanan yang mengandung protein tinggi. Berbagai jenis makanan yang mengandung protein tinggi bisa menjadi sumber tenaga dan energi. Selain itu kelompok makanan ini tidak mengandung lemak dalam jumlah yang tinggi. Beberapa jenis makanan ini termasuk seperti dada ayam, daging sapi tanpa lemak, biji-bijian, ikan dan kacang-kacangan. Protein bisa membantu membakar kalori lebih cepat dibandingkan dengan lemak. Lemak sering menumpuk dalam tubuh dan menjadi sumber kolesterol.

    Konsumsi Makanan Mengandung Kalsium Tinggi

Makanan yang mengandung kalsium tinggi bisa menjadi makanan yang paling sehat untuk menghindari obesitas. Ketika makanan yang mengandung kalsium tinggi masuk ke dalam tubuh maka bisa membantu proses pemecahan lemak menjadi sumber tenaga. Semakin banyak kalsium dalam tubuh maka semakin banyak lemak yang menjadi tenaga dan energi. Kalsium juga akan membantu menurunkan berat badan. Karena itu Anda bisa mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung kalsium tinggi. Beberapa sayuran yang mengandung kalsium juga bisa menjadi menu harian seperti brokoli, jeruk, kacang-kacangan dan kelompok biji-bijian.

    Hindari Alkohol dan Rokok

Kebiasaan merokok dan minum alkohol juga bisa meningkatkan resiko obesitas. Alkohol akan masuk ke dalam tubuh lewat pembuluh darah. Kemudian akan menghambat aliran darah dari jantung ke semua bagian tubuh. Hal ini juga terjadi untuk orang yang merokok. Rokok mengandung nikotin yang bisa menjadi plak dalam pembuluh darah. Aliran darah yang tidak lancar akan memicu obesitas karena bisa menghambat kerja sistem metabolisme tubuh. Bahkan proses pembakaran kalori juga akan berjalan lambat. Karena itu hindari minum alkohol dan merokok.

    Hindari Penggunaan Bahan Pengganti Gula

Jangan menggunakan gula pengganti dalam menu masakan Anda. Atau hindari semua jenis makanan kemasan yang mengandung gula pengganti. Gula pengganti mengandung zat pemanis yang lebih tinggi dibandingkan gula alami. Zat ini juga lebih berbahaya daripada jenis gula biasa. Semua jenis bahan pemanis bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah dan menghambat proses metabolisme. Sehingga gula pemanis juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

    Batasi Konsumsi Makanan Cepat Saji

Berbagai jenis makanan cepat saji bisa menyebabkan kegemukan atau obesitas. Hal ini disebabkan karena makanan cepat saji rata-rata dimasak dengan cara digoreng. Selain itu makanan cepat saji mengandung jumlah lemak dan garam yang lebih tinggi. Karena itulah makanan ini akan meningkatkan berat badan dengan cepat. Kandungan  kalori dan rendah serat bisa menjadi bahaya dari makanan cepat saji.


Menjaga Kesehatan Tulang




Pada intinya tubuh manusia dapat melakukan gerakan tertentu dan melakukan aktivitas berkat hasil kerjasama antara otot dan tulang. Tulang juga merupakan tempat menempelnya daging serta otot manusia.

Ada beberapa kelainan Pada Tulang , dimana kelainan tulang ini sanagt mengganggu aktivitas seseorang daalm kehidupannya sehari-hari. Kelainan tulang tersebut seperti :

  •   Tulang Keropos
  •   Osteoporosis
  •   Patah Tulang
  •   Kanker Tulang
  •   Flu Tulang
  •   Tulang Retak
  •   Pegal-pegal
  •   Sakit pada tulang
  •   Keseleo

Beberapa cara untuk menjaga kesehatan tulang, diantaranya :

1. Duduk dengan posisi yang baik dan benar

Memperhatikan posisi duduk. Karena banyak kelainan tulang, seperti pegal-pegal berawal dari kesalahan dari posisi duduk yang salah. Posisi duduk haruslah ergonomis, yaitu :
Posisi duduk yang salah biasanya akan sangat mudah menimbulkan rasa pegal-pegal terutama pada bagian leher dan tulang belakang. Apabila hal ini terus berlangsung, maka tulang belakang akan mengalami gangguan, sehingga akan sering merasakan nyeri punggung

2. Tidur menggunakan kasur yang nyaman

Salah satu hal yang membuat rasa pegal dan berujung pada nyeri bagian tulang adalah posisi tidur yang salah. Terkadang kita tidur tanpa mempedulikan kondisi kasur. Padahal kondisi kasur yang keras dan tidak nyaman akan sangat berpotensi menimbulkan gejala pegal-pegal pada bagian tulang. Maka dari itu, usahakanlah tidur dengan menggunakan kasur yang empuk dan nyaman, sebagai cara menjaga kesehatan tulang.

3. Jangan terlalu lama berdiam diri

Memasang posisi tubuh yang sama dalam waktu yang lama juga tidak baik untuk kesehatan tulang. Karena itu, salah satu cara untuk menjaga kesehatan tulang adalah banyak melakukan gerakan-gerakan ringan. Beberapa contoh gerakan ringan yang dapat dilakukan adalah : Pada dasarnya, tulang membutuhkan pergerakan yang dilakukan secara terus menerus dan rutin, agar kesehatan dan kekuatan tulang tetap terjaga.

4. Sering berjalan kaki dan menaiki tangga

Berjalan kaki dan menaiki tangga merupakan salah satu jenis olahraga ringan yang sangat mudah untuk dilakukan. Berjalan kaki setiap hari, paling tidak 1-2 kilometer, atau naik 10 anak tangga sebanyak 5-6 kali. Hal ini dapat membantu menjaga kesehatan tulang, terutama tulang bagian kaki agar menjadi lebih kuat dan tidak mengalami kerusakan.

5. Pahamilah cara jatuh yang benar

Kedengarannya mungkin aneh, namun ketika terjatuhpada posisi yang salah, maka akan berakibat sangat fatal. Karena itu ketika terjatuh, jangan langsung bertumpu pada tangan. Tapi usahakan agar badan jatuh dalam keadaan meringkuk, dan jatuh menyamping. Hal ini dapat menghindari terjadinya beban tiba-tiba diterima oleh tulang, yang kemungkinan dapat menimbulkan patah tulang.

6. Konsumsi makanan berkalsium tinggi

Salah satu nutrisi yang sangat diperlukan untuk membantu menjaga kesehatan tulang dengan baik adalah kalsium. Dimana makanan yang mengandung kalsium dapat membantu menjaga struktur tulang agar tetap kokoh dan kuat, sehingga tidak mudah keropos dan rusak.

Beberapa jenis makanan yang berkalsium tinggi, yang dapat menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan tulang :

  • Susu
  • Produk hasil ikan
  • Tahu
  • Tempe
  • Susu kedelai
  • Crackers ( Malkist )
  • Keju
  • Yoghurt
  • Sayur-sayuran
  • Buah-buahan
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Dll

7. Konsumsi suplemen untuk kesehatan tulang

Selain mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, anda juga dapat mengkonsumsi vitamin serta suplemen yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Biasanya vitamin tersebut juga mengandung kalsium, sehingga baik untuk pertumbuhan tulang, dan cara menjaga kesehatan tulang.

8. Menggunakan pengaman saat melakukan olahraga

Bagi pencinta olahraga, memang banyak jenis olahraga yang membutuhkan tenaga dan kekuatan yang sangat berguna bagi kesehatan tulang. Pastikan untuk memperhatikan faktor keselamatan, terutama pada bagian tulang. Olahraga memiliki resiko kecelakaan tulang yang dan bisa menyebabkan : patang tulang, tulang retak dan keseleo.

 
9. Jangan Memaksakan diri

 Ketika merasa bahwa anda sudah tidak mampu lagi melakukan sesuatu jangan dipaksakan. Contohnya ketika sedang mengalami keseleo, jangan memaksakan untuk melakukan aktivitas secara normal, karena malah akan menambah rasa sakit.

10. Jangan Membawa barang terlalu berat

Membawa barang yang terlalu berat dengan tangan kosong sangatlah mempengaruhi kesehatan tulang. Tidak hanya tulang tangan yang terkena imbasnya, namun tulang belakang pun akan menjadi tidak normal karena tidak sanggup menahan beban yang berat.

11. Jangan Terlalu Sering Membungkuk

Manusia diciptakan untuk dapat berdiri tegak. Jadi, berusahalah untuk selalu dapat berdiri dan duduk dengan tegak. Jangan terlalu sering berada dalam posisi membungkuk, karena itu akan sangat mempengaruhi kesehtaan tulang, terutama tulang belakang.

12. Jangan Melompat dari tempat yang terlalu tinggi

Melompat dari tempat yang tinggi tanpa adanya alat bantu atau pengaman akan berdampak buruk pada kesehatan tulang anda, terutama tulang kaki. Cara menjaga kesehatan tulang ini karena melompat dari tempat yang tinggi bisa menyebabkan cedera yang lebih parah, seperti patah tulang.

Penyakit Gagal Ginjal

      

       Penyakit  ginjal kronis (chronic kidney disease/CKD)  adalah kondisi saat fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap. Kondisi ini bersifat permanen. Status CKD berubah menjadi gagal ginjal ketika fungsi ginjal telah menurun hingga mencapai tahap atau stadium akhir.

        CKD adalah penyakit yang umumnya baru dapat dideteksi melalui tes urin dan darah. Gejalanya yang bersifat umum membuat pengidap penyakit ini biasanya tidak menyadari gejalanya hingga mencapai stadium lanjut. Gagal ginjal termasuk silent killer yang berkembang tanpa memberikan gejala sebagai tanda peringatan, tahu-tahu sudah menjadi kasus yang berat. Begitu fungsi ginjal sudah tinggal di bawah 5%, ginjal hampir tidak berfungsi lagi, dan cuci darah pun dilakukan. Padahal, gagal ginjal mungkin di awali dari hal yang sepele, yaitu pola makan tinggi lemak dan karbohidrat, kurang gerak, dehidrasi (kurang minum) atau infeksi saluran kemih yang umum dialami oleh penduduk kota sekarang ini. Karena itu, waspadailah bila Anda mengalami infeksi saluran kemih yang berulang atau menderita batu ginjal. yang merupakan adanya suatu gangguan kesehatan yang terjadi pada saat bagian ginjal, sepasang organ vital, yang tidak dapat berfungsi tidak baik. Ginjal yang merupakan adanya bagian yang penting dalam sistem urine. Organ yang berbentuk seperti kacang ini yang terletak di dekat kelanjar adrenal.

       Ginjal banyak mengandung ribuan nefron yang dapat berfungsi untuk menyaring darah dan berfungsi untuk membuang kelebihan air dan zat sisa yang ada didalam tubuh, yang termasuk pada hasil metabolisme sel. Fungsi dari ginjal tersebut untuk mengalir air dengan batu kecil ke saringan yang halus. Lalu adanya zat sisa yang akan diubah menjadi bentuk urine, yang pada nantinya dapat dikeluarkan didalam tubuh.

      Selain itu pada saat pembuangan dari adanya kelebihan air dan sodium, maka ginjal yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan adanya tekanan darah. Organ juga dapat menghasilkan erythropoietin, yang dapat mengaktifkan pada bagian sumsum tulang untuk membuat pada sel darah merah. Sel yang akan membawa dalam saluran oksigen yang sangat penting dibutuhkan oleh tubuh kita.Banyaknya hal yang dapat terjadi dari adanya gangguan pada fungsi ginjal. Jika ginjal yang dapat terjadi karena ginjal tidak dapat menyaring pada sisa zat dengan baik. Pada kasus yang parah dari ginjal yang tidak dapat berhenti dari fungsinya. Hal yang terjadi karena zat beracun yang menumpuk didalam tubuh dan akan meningkatkan pada tekanan dara. Yang pada nantinya dari kondisi tersebut akan berujung pada penyakit yang serius seperti penyakit jantung atau mengalami  stroke. Jika anda tidak melakukan penanganan dari adanya tanda gagal ginjal yang menimpa anda maka bisa juga mengalami kematian.

Tanda-tanda gagal ginjal :

  Tubuh bengkak

   Meriang

Tubuh yang akan mengalami meriang karena adanya tanda gagal ginjal yang terjadi. Gejala yang biasanya terjadi karena tubuh mengalami kekurangan oksigen yang akibatnya tubuh tidak akan memproduksi dari sel darah merah yang ada didalam tubuh. Bagi anda yang sedang mengalami penyakit anemia yang biasanya terjadi dari gagal ginjal akan mengalami keparahan. Rasa yang meriang atau bahkan tubuh mengalami kedinginan atau menggigil yang sangat kuat. Namun sebenarnya tubuh bagian luar anda sedang panas. Meriang bisa saja terjadi pada siapapun.

    Kepala pusing

da gagal ginjal yang selanjutnya tubuh anda akan mengalami pembengkakan, hal ini yang dapat terjadi pada bagian pergelangan kaki, tangan , betis maupun pada wajah anda. yang dikarenakan bahwa tubuh tidak dapat mengeluarkan semua cairan yang menumpuk didalam tubuh kira. Yang biasanya penderita akan mengalami buang air kecil yang terlalu sedikit, dari tanda gagal ginjal yang terjadi sangat parah. Gejala juga akan disertai dengan tanda seperti rambut rontok parah, badan akan semakin membesar.
Kepala pusing yang terjadi menjadi adanya tanda gagal ginjal yang dapat menimpa anda. pusing kepala yang terjadi biasanya tidak akan terasa, namun jika terlalu sering maka akan mengganggu dalam aktivitas anda. Penyebab yang terjadi pada saat tubuh tidak bisa mendapatkan oksigen maka akan mengalami kekurangan pada sel darah merah. Bahkan pada bagian otak tidak akan memiliki kadar oksigen dalam jumlah yang cukup.

    Punggung atas sakit

Yang biasanya dari adanya tanda gagal ginjal terjadi rasa sakit dari tahap awal. Fungsi ginjal yang tidak sepenuhnya maka akan  mengalami penyakit diare dari ginjal, yang biasanya terjadi langsung. Namun, adanya rasa sakit karena gagal ginjal yang sering dirasakan pada bagian punggung mengalami sakit.

    Sesak nafas

Pada tanda gagal ginjal yang terjadi selanjutnya biasanya penderita akan mengalami sulitnya dalam bernafas. Hal yang terjadi karena pada beberapa tahap awal hingga tahap berkelanjutan. Kegagalan dalam tubuh bisa saja saja pada sat pernafasan dengan baik akan terjadi adanya penumpukkan didalam tubuh yang diakibatkan ginjal tidak bekerja dengan baik pada rongga paru paru. Kondisi ini yang dapat menyebabkan pada saat pernafasan tidak bisa bernafas dengan baik.

    Kram

Penderita gagal ginjal bisa saja mengalami kram otot. Rasa kram otot yang dapat terjadi kapan saja, yang paling sering terjadi pada waktu malam hari. Yang biasanya terjadi karena disebabkan tubuh mengalami ketidakseimbangan pada cairan elektrolit yang dapat mengalami gagal ginjal.

    Susah tidur

Selanjutnya yang terjadi dari adanya tanda gagal ginjal yang menimpa bagi penderitanya akan mengalami kesulitan tidur. Ginjal sudah mengalami kerusakan sehingga tidak bisa menyaring cairan dengan benar, yang menyebabkan banyak racun dalam tubuh. Tubuh akan merasa tidak nyaman karena tekanan cairan dalam tubuh dan membuat tubuh tidak bisa istirahat dengan benar. Pada penderita gagal ginjal yang mengalami obesitas dan komplikasi penyakit kronis maka gejala bisa lebih parah.l   


Ciri Ciri Penyakit Gagal Ginjal Akut

    Sedikit mengeluarkan air kemih. Ini merupakan ciri-ciri sakit ginjal akut yang utama. Jumlah air urin yang keluar saat berkemih dapat membantu dokter menegakkan diagnosis sakit ginjal akut. Selain mengeluarkan urin yang sedikit, sakit ginjal akut dapat membuat air urin menjadi lebih gelap, keruh, bahkan kemerahan seperti warna darah. Bila ciri-ciri sakit ginjal ini terjadi apalagi dibarengi dengan kemungkinan dehidrasi, segera kunjungi dokter atau rumah sakit terdekat.
    Perasaan mengantuk atau tidak sadar. Hal ini merupakan ciri-ciri ginjal bermasalah yang umum terjadi. Biasanya penderita akan menjadi tidak responsif bila dipanggil atau diajak bicara, menjadi lebih sering melamun. Kehilangan kesadaran ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, terutama penumpukan racun yang berlebih dan tidak dapat dibuang ke urin dan infeksi yang biasa menyebabkan penyakit ginjal.
    Bengkak pada kaki dan tungkai. Kaki dan tungkai akan membesar karena adanya penumpukan cairan berlebih yang akan menumpuk di kaki Anda. Selain itu, pada sakit ginjal, kadar protein dalam darah akan berkurang sehingga dapat menyebabkan kaki menjadi bengkak.
    Sesak nafas. Meski biasanya gejala sesak nafas lebih dikaitkan dengan penyakit paru dan jantung, ternyata sesak nafas pun bisa disebabkan oleh sakit ginjal. Sesak nafas terutama terjadi mendadak dan pada orang yang biasanya tidak mempunyai riwayat sesak sebelumnya.
    Diare, mual dan muntah. Ini sebenarnya bukanlah ciri-ciri sakit ginjal akut. Namun bila Anda menemui gejala seperti berkurangnya air urin yang diikuti dengan gejala diare serta muntah hebat, Anda perlu curiga akan kemungkinan terjadinya sakit ginjal akut. Diare dan muntah hebat seringkali menjadi penyebab sakit ginjal akut karena banyaknya cairan yang dikeluarkan ketika BAB atau muntah.
Penyebab Gagal Ginjal – Ginjal adalah salah satu bagian dari organ tubuh dengan funugsinya yang sangat banyak bagi berlangsungnya kehidupan manusia. Ginjal adalah salah satu organ ekskresi yang bentuknya seperti kacang. Dan sebagai suatu bagian dari sistem urin, fungsi dari ginjal adalah membantu menyaring kotoran yang paling utama adalah urea di darah dan bisa mengeluarkannya bersamaan dengan air namun dikeluarkan dalam bentuk urin. Untuk dalam keadaan normal, ada sepasang ginjal yang letaknya berada dibelakang perut atau abdomen. Dan ginjal tersebut terletak pada bagian kanan serta kiri bagian tulang belakang, letaknya tepat dibawah hati dan juga limpa. Dan untuk orang dewasa, setiap ginjal biasanya mempunyai ukuran yakni 11 cm dengan tingkat ketebalannya adalah 5 cm serta beratnya adalah 150 gram.
Penyakit Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal diakibatkan karena adanya penyakit serius yang mendasarinya dimana membuat tubuh semakin lama berakibat pada terjadinya ginjal rusak. Beberapa penyakit yang berdampak dari penyebab gagal ginjal adalah tekanan darah tinggi, penyakit diabetes, dan adanya sumbatan pada saluran kemih seperti batu, tumor, penyempitan atau struktur, serta kelainan autoimun, misalnya adalah penyakit lupus eritematosus sistemik, akibat menderita penyakit kanker, kelainan di ginjal.



Penyebab gagal ginjal antar lain :

  •    Penyebab gagal ginjal akibat penyakit TBC
  •    Penyebab gagal ginjal akibat penyakit sifilis
  •    Peyakit malaria
  •    Penyakit hepatitis
  •    Penyakit preeklampsia
  •    Karena obat-obatan
  •    Dan amiloidosis

Selain itu, penyebab gagal ginjal yang lama kelamaan akan semakin berkembang menuju ke arah semakin parah dimana ginjal biasanya tidak akan bisa melakukan fungsinya dengan baik. dan di dunia medis dikenal sebagai gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronik.
Tanda dan gejalanya :
  • Pembengkakan pada mata
  • Kaki
  • Nyeri di pinggang sangat hebat
  •  Menderita penyakit kencing manis
  • Demam
  • Kencing yang sedikit
  • Mengalami kencing merah atau kencing darah
  • Sering buang air kecil
  • Melangalami kelainan urin
  • Lemas
  • Tidak bertenaga
  •  Nafsu makan yang menurun
  • Mual dan muntah
  • Mengalami pembengkakan
  • Sesak nafas
  •  Pucat atau mengalami penyakit anemia
  • Gatal-gatal
  


       Penanganan serta pengobatan yang akan dilakukan dalam membantu mengatasi penyakit gagal ginjal ini adalah tergantung dari penyebab yang terjadi misalnya adalah kegagalan dari fungsi ginjal tersebut. Tujuan dari pengobatan adalah bisa mengendalikan gejala dan tanda yang bermunculan, paling tidak meminimalkan komplikasi yang terjadi dan bisa membantu memperlambat perkembangan dari penyakit. Misalnya sebagai contoh adalah : pasien membutuhkan diet dalam penurunan intake sodium, kalium, protein, dan juga cairan. Dan jika diketahui penyebab gagal ginjal adalah akibat dari penyakit lain yang mendasarinya maka biasanya dokter akan memberikan jenis obat-obatan serta terapi pemberian obat yang bisa membantu mengobati tekanan darah tinggi, penyakit anemia, dan juga kolesterol tinggi.

Manfaat Madu bagi Kesehatan

   

     Madu memiliki manfaat yang sangat banyak sekali, selain untuk kesehatan madu juga bermanfaat dalam berbagai penyakit dan keluhan lain yang berkaitan dengan tubuh manusia. Cairan Madu adalah salah satu benda cair yang sangat ajaib dan sangat hebat serta bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berbeda dengan manfaat buah, dalam cairan madu ini dapat digunakan dan dipakai untuk mengobati berbagai penyakit dan keluahan seperti menyembuhkan sariawan, meningkatkan kekebalan tubuh, menghilangkan jerawat dan sebagainya.

Manfaat madu untuk kesehatan setidaknya terdapat lebih dari 10 manfaat yang sangat baik untuk kesehatan.  Khasiat Madu lainnya yang mungkin sudah diketahui banyak orang yaitu  sebagai pemanis yang alami untuk minuman ataupun bahan makanan lainnya. Berbeda dengan manfaat daun sirsak, selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, ternyata madu juga dapat bermanfaat bagi kecantikan kulit wajah dan tubuh.Selain mudah didapat, cara yang digunakan juga cukup mudah dan cukup menghemat waktu dan energi. .

Inilah beberapa manfaat madu yang baik untuk kesehatan tubuh, yaitu :


  •   Mengatasi alergi dan asam
  •   Mengatasi sakit perut
  •   Mencegah stress
  •   Mengurangi risiko serangan jantung
  •   Mencegah resiko penyakit alzheimer
  •   Mencegah penyakit kunin
  •   Mencegah tumor di berbagai bagian tubuh
  •   Menambah tenaga dan memberikan daya tahan selama kehamila
  •   Madu dapat meningkatkan nafsu makan ibu hamil
  •   Memudahkan BAB bagi bumil
  •   Membantu janin dalam kandungan tumbuh normal dan sehat
  •   Menguatkan Janin
  •   Vitamin C yang terdapat pada madu, efektif untuk meningkatkan kecerahan dan daya tahan  tubuh ibu hamil
  •   Madu membantu mengurangi rasa mual
  •   Mencegah terjadinya penyakit hepatitis B pada janin kelak
  •   Madu dapat mencegah ibu hamil terhindar dari berbagai penyakit selama kehamilan yang  mungkin mengganggu janin.
  •   Madu memiliki nutrisi yang sangat kaya untuk kebutuhan ibu saat hamil
  •   Mencegah penuaan dini
  •   Mencegah kulit keriput
  •   Mencegah kulit kehitaman saat tua
  •   Mencegah timbulnya jerawat
  •   Madu dapat mencegah iritasi kulit dan alergi.
  •   Madu dipercaya dan telah digunakan dengan perpaduan herbal lain untuk menghilangkan jerawat
  •   Madu digunakan bersama herbal lain untuk menghilangkan komedo
  •   Menghilangkan flek hitam
  •   Menghilangkan bekas jerawat
  •   Mencerahkan kulit wajah
  •   Mengecilkan pori pori wajah
  •   Membuat kulit wajah tampak bersinar dan berseri-ser
  •   Dapat digunakan sebagai bahan masker wajah
  •   Dapat digunakan sebagai bahan untuk membersihkan kulit wajah dari radikal bebas
  •   Memberikan kulit wajah yang lebih halus.


Efek Samping Kemoterapi

   

Kemoterapi merupakan pengobatan umum yang biasa digunakan untuk mengobati berbagai kanker. Kanker adalah penyakit yang mengancam nyawa, diakibatkan oleh perkembangan sel abnormal yang tak terkontrol. Sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lain melalui sistem peredaran darah.

Kemoterapi menggunakan zat kimia untuk mencegah perkembangan sel kanker. Obat yang digunakan dalam kemoterapi dikenal sebagai obat anti kanker, obat tersebut menghancurkan sel-sel berbahaya. Kemoterapi dapat diberikan melalui pembuluh darah, ditelan dalam bentuk kapsul/pil, atau injeksi.

Kemoterapi adalah pengobatan kanker sistematis yang dapat mempengaruhi seluruh tubuh. Obat kemoterapi bekerja dengan membunuh sel kanker, namun obat ini tidak dapat membedakan antara sel berbahaya dan sel normal tubuh. Karena itulah kemoterapi dapat menyebabkan banyak efek samping.

Parahnya efek samping tergantung pada tipe obat yang diberikan serta kesehatan pasien. Efek samping dapat berupa jangka pendek, jangka panjang, atau bahkan permanen.


Kemoterapi merupakan salah satu jenis pengobatan yang digunakan untuk menghancurkan sel kanker yang berbahaya bagi tubuh. Cara kerjanya adalah dengan menghentikan atau memperlambat pertumbuhan sel kanker yang berkembang dan membelah diri dengan cepat. Tergantung kepada jenis kanker dan sudah sampai di stadium berapa.
    Meringankan gejala. Kemoterapi dapat memperkecil tumor yang mengakibatkan rasa sakit. Mengendalikan. Kemoterapi dapat mencegah penyebaran, memperlambat pertumbuhan, sekaligus menghancurkan sel kanker yang berkembang ke bagian tubuh yang lain. Menyembuhkan. Kemoterapi dapat menghancurkan semua sel kanker hingga sempurna dan ini mencegah berkembangnya kanker di dalam tubuh lagi.


Cara pengobatan kemoterapi dilakukan tergantung kepada jenis kanker yang diderita, terdiri dari:

    Topikal          :  Digunakan melalui krim yang dioleskan pada kulit.
    Oral               :  Kemoterapi dalam bentuk pil, kapsul, atau cairan yang diminum.
    Suntik            :  Diberikan melalui suntikan pada otot atau lapisan lemak misalnyalengan atau perut.
    Intraperitoneal (IP) :  Kemoterapi langsung diberikan ke dalam rongga perut yang terdapat usus, hati, dan lambung di dalamnya.
    Intra-arteri (IA) :  Kemoterapi langsung dimasukkan ke dalam arteri yang menyalurkan darah ke kanker.
    Intravenous (IV) :  Kemoterapi langsung dimasukkan ke pembuluh darah vena.


tingkat keparahan efek samping tergantung pada tipe obat yang diberikan serta kesehatan pasien. Efek samping dapat berupa jangka pendek, jangka panjang, atau bahkan permanen. Efek samping yang dapat disebabkan kemoterapi antara lain:

    Rambut rontok
    Rambut rontok sementara adalah salah satu konsekuensi dari kemoterapi. Sel-sel folikel rambut adalah salah satu sel yang membelah dengan cepat dalam tubuh. Karena obat kemoterapi tidak dapat membedakan sel ini dan sel berbahaya, obat kemoterapi juga menghancurkan sel-sel folikel rambut, menyebabkan rambut rontok.


  Diare dan konstipasi
    Sel-sel di dinding usus juga dihancurkan oleh obat kemoterapi, sehingga menyebabkan diare. Diare selama pengobatan kanker juga dapat disebabkan karena kecemasan, stres, kekurangan gizi, atau bedah usus. Diare dapat menyebabkan sakit perut, kram perut, kembung, mual, kehilangan nafsu makan, dan iritasi kulit. Beberapa penghilang rasa sakit dan pengobatan anti kanker juga dapat menyebabkan konstipasi, ini dapat terjadi jika kurang asupan serat atau cairan.

    Reaksi alergi atau hipersensitivitas
    Kemoterapi dapat menyebabkan reaksi alergi atau hipersensitivitas, yang dipicu oleh respon sistem kekebalan tubuh. Anafilaksis adalah reaksi alergi yang parah, yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah, syok, atau bahkan kematian. Gejala utama reaksi alergi antara lain sulit bernafas, ruam kulit, gatal-gatal, pembengkakan kelopak mata, pembengkakan lidah, dan pembengkakan bibir.

    Masalah kulit
    Kemoterapi dapat menyebabkan masalah-masalah kulit seperti ruam kulit dan kulit kering. Selain itu juga dapat menyebabkan kulit terkelupas, pecah-pecah, bersisik, dan gatal.

    Kelelahan
    Banyak pasien kanker mengeluh kelelahan dan kurang tenaga. Ini disebabkan rasa sakit, kehilangan nafsu makan, kekurangan tidur serta darah rendah. Kelelahan karena kemoterapi muncul tiba-tiba dan dapat berlangsung beberapa hari, beberapa minggu, atau bahkan sampai beberapa bulan.

    Sakit tenggorokan dan sariawan
    Obat anti kanker dapat menyebabkan iritasi pada jaringan mulut dan tenggorokan. Iritasi pada jaringan mulut akhirnya menyebabkan sariawan. Sebagai akibatnya pasien menjadi sulit berbicara, makan, mengunyah, dan menelan karena rasa sakit yang ada.

    Saraf dan otot
    Dalam beberapa kasus kemoterapi mempengaruhi saraf, menyebabkan neuropati perifer. Menyebabkan gejala seperti lemah, rasa terbakar, kesemutan, rasa sakit, atau mati rasa pada tangan atau kaki. Masalah terkait saraf dan otot juga dapat menyebabkan gejala seperti kehilangan keseimbangan, nyeri rahang, rasa sakit saat berjalan, gemetar, sakit perut, atau kehilangan pendengaran.


    Mual
    Mual adalah salah satu efek samping yang paling umum. Ini dapat menyebabkan kehilangan nafsu makan, konstipasi, dan dehidrasi. Mual yang agak parah juga dapat menyebabkan muntah-muntah.

   Anemia
    Menurunnya kemampuan sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah dapat menyebabkan kurangnya jumlah sel darah merah. Sel darah merah bertanggung jawab membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Karena kekurangan sel darah merah, jaringan tubuh jadi kekurangan oksigen. Anemia menyebabkan gejala seperti kelelahan, sesak napas, pusing, lesu, dan lelah.

    Infeksi
    Kemoterapi menyebabkan berkurangnya produksi sel darah putih(leukopenia), menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah, sehingga tubuh lebih rentan terkena infeksi.

    Supresi sumsum tulang
    Sel-sel darah seperti sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit diproduksi di sumsum tulang. Karena kemoterapi menargetkan sel-sel yang membelah dengan cepat, kemoterapi juga mempengaruhi sel-sel sumsum tulang. Sebagai akibatnya produksi sel darah di sumsum tulang jadi menurun.

  
    Pendarahan atau masalah pembekuan darah
    Karena supresi sumsum tulang jumlah trombosit yang ada jadi berkurang. Trombosit memiliki peran penting dalam proses pembekuan darah. Jumlah trombosit yang berkurang menyebabkan gejala seperti memar tiba-tiba, pendarahan lama setelah luka kecil, mimisan, gusi berdarah, hematuria, tinja hitam atau berdarah, dan sakit kepala.

    Gejala seperti flu
    Beberapa orang mengalami gejala mirip flu beberapa jam setelah kemoterapi. Gejala-gejala tersebut antara lain seperti sakit kepala, mual, lelah, menggigil, demam ringan, kehilangan nafsu makan, dan nyeri sendi.

    Efek pada organ seksual
    Kemoterapi dapat mempengaruhi organ seksual baik pria maupun wanita. Obat kemoterapi dapat menurunkan jumlah sperma, sehingga dapat menyebabkan infertilitas sementara atau permanen. Obat kemoterapi dapat mempengaruhi ovarium dan kadar hormon, sehingga dapat menyebabkan gejala seperti menopause dan infertilitas sementara atau permanen.

Sebagian besar proses pengobatan kemoterapi diberikan kepada pasien tanpa menginap di rumah sakit. Meski tiap orang memiliki reaksi berbeda setelah kemoterapi, namun sebagian besar merasakan letih dan lelah. Hindari menyetir kendaraan sendiri atau aktivitas yang memerlukan energi atau konsentrasi tinggi setelah sesi kemoterapi. Ajaklah anggota keluarga atau kawan untuk menemani Anda pulang setelah kemoterapi.




        Banyak orang yang masih mampu bekerja selama menjalani kemoterapi, tergantung dengan jenis pekerjaan dan ketahanan tubuh masing-masing. Namun jika memungkinkan ,kita dapat bekerja dari rumah atau paruh waktu. Bicarakan kemungkinan tersebut di tempat kerja Anda atau mengambil cuti. Selama pengobatan kemoterapi, kita harus senantiasa berkonsultasi dengan dokter ketika ingin mengonsumsi obat-obat lain, termasuk obat alergi, herba, pereda nyeri, dan lainnya. Menghindari konsumsi minuman keras setidaknya selama masa kemoterapi.Mengobati penyakit berbahaya seperti kanker tidaklah mudah, termasuk saat  menjalani sesi kemoterapi. Sebisa  mungkin mengikuti 

perintah dokter dan hindari hal-hal yang dapat berisiko mengganggu proses pengobatan berjalan optimal.

Senin, 18 Juli 2016

Diagnosis Kanker Paru




 
 
Melakukan anamnesis yang lengkap serta pemeriksaan fisik merupakan kunci untuk diagnosis tepat. Keluhan dan gejala klinis permulaan merupakan tanda awal penyakit kanker paru. Batuk disertai dahak yang banyak dan kadang-kadang bercampur darah, sesak nafas dengan suara pernafasan nyaring (wheezing), nyeri dada, lemah, berat badan menurun, dan anoreksia merupakan keadaan yang mendukung. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan pada pasien tersangka kanker paru adalah faktor usia, jenis kelamin, keniasaan merokok, dan terpapar zat karsinogen yang dapat menyebabkan nodul soliter paru. 

Pemeriksaan fisik kanker paru :
Pemeriksaan ini dilakukan untuk menemukan kelainan-kelainan akibat dari kanker paru berupa perubahan bentuk dinding toraks dan trakea, pembesaran kelenjar getah bening dan tanda-tanda obstruksi parsial, infiltrat dan pleuritis dengan cairan pleura.


Pemeriksaan laboratorium pada kanker paru

Tujuan dari pemeriksaan ini adalah :
a.       Menilai seberapa jauh kerusakan yang ditimbulkan oleh kanker paru pada organ-organ lainnya.
b.      Menilai seberapa jauh kerusakan yang ditimbulkan oleh kanker paru. Kerusakan pada paru dapat dinilai dengan pemeriksaan faal paru atau pemeriksaan analisis gas.
c.       Menilai seberapa jauh kerusakan yang ditimbulkan oleh kanker paru pada jaringan tubuh baik oleh karena tumor primernya maupun oleh karena metastasis.

pemeriksaan radiologi pada kanker paru :
Pemeriksaan radiologi adalah pemeriksaan yang paling utama dipergunakan untuk mendiagnosa kanker paru. Kanker paru memiliki gambaran radiologi yang bervariasi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan keganasan tumor dengan melihat ukuran tumor, kelenjar getah bening, dan metastasis ke organ lain.

Pemeriksaan radiologi dapat dilakukan dengan metode tomografi komputer. Pada pemeriksaan tomografi komputer dapat dilihat hubungan kanker paru dengan dinding toraks, bronkus, dan pembuluh darah secara jelas. Keuntungan tomografi komputer tidak hanya memperlihatkan bronkus, tetapi juga struktur di sekitar lesi serta invasi tumor ke dinding toraks. Tomografi komputer juga mempunyai resolusi yang lebih tinggi, dapat mendeteksi lesi kecil dan tumor yang tersembunyi oleh struktur normal yang berdekatan.

Pemeriksaan sitology pada kanker paru :
Sitologi merupakan metode pemeriksaan kanker paru yang mempunyai nilai diagnostik yang tinggi dengan komplikasi yang rendah. Pemeriksaan dilakukan dengan mempelajari sel pada jaringan. Pemeriksaan sitologi dapat menunjukkan gambaran perubahan sel, baik pada stadium prakanker maupun kanker. Selain itu dapat juga menunjukkan proses dan sebab peradangan.
Pemeriksaan sputum adalah salah satu teknik pemeriksaan yang dipakai untuk mendapatkan bahan sitologik. Pemeriksaan sputum adalah pemeriksaan yang paling sederhana dan murah untuk mendeteksi kanker paru stadium preinvasif maupun invasif. Pemeriksaan ini akan memberi hasil yang baik terutama untuk kanker paru yang letaknya sentral. Pemeriksaan ini juga sering digunakan untuk skrining terhadap kanker paru pada golongan risiko tinggi.

pemeriksaan bronkoskopi pada kanker paru :
Setiap pasien yang dicurigai menderita tumor bronkus merupakan indikasi untuk bronkoskopi. Dengan menggunakan bronkoskop fiber optik, perubahan mikroskopik mukosa bronkus dapat dilihat berupa nodul atau gumpalan daging. Bronkoskopi akan lebih mudah dilakukan pada tumor yang letaknya di sentral. Tumor yang letaknya di perifer sulit dicapai oleh ujung bronkoskop.

 Biopsi transtorakal pada kanker paru :
Biopsi aspirasi jarum halus transtorakal banyak digunakan untuk mendiagnosis tumor pada paru terutama yang terletak di perifer. Dalam hal ini diperlukan peranan radiologi untuk menentukan ukuran dan letak, juga menuntun jarum mencapai massa tumor. Penentuan letak tumor bertujuan untuk memilih titik insersi jarum di dinding kulit toraks yang berdekatan dengan tumor.


 Torakoskopi pada kanker paru
Torakoskopi adalah cara lain untuk mendapatkan bahan guna pemeriksaan histopatologik untuk kanker paru. Torakoskopi adalah pemeriksaan dengan alat torakoskop yang ditusukkan dari kulit dada ke dalam rongga dada untuk melihat dan mengambil sebahagian jaringan paru yang tampak.
Pengambilan jaringan dapat juga dilakukan secara langsung ke dalam paru dengan menusukkan jarum yang lebih panjang dari jarum suntik biasa kemudian dilakukan pengisapan jaringan tumor yang ada. 




jam